Dindikpora

KABUPATEN PEMALANG

Dindikpora

Dindikpora

KABUPATEN PEMALANG

Dindikpora
Berita

Rapat Koordinasi Penanaman Serentak

Pemalang, 31 Desember 2025 — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penanaman Serentak bertempat di Aula II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang. Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dan dihadiri oleh perangkat daerah, camat se-Kabupaten Pemalang, serta organisasi mitra dan pemangku kepentingan terkait.

Pemimpin Rapat           :

  1. Tutuko Raharjo, M.Si. (Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang)
  2. Bagus Sutopo, S. TP., M. AP. (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pemalang)
  3. Ismun Hadiyo, S.Pd.SD (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang

Pembahasan Rapat      :

  1. Pelaksanaan penanaman serentak pada hari Rabu Pon, tanggal 21 Januari 2026
  2. Dalam pelaksanaan penanaman serentak tidak lagi berpondasi pada pemecahan rekor muri, oleh karena itu pondasi utama kegiatan ini yaitu penanaman sebanyak mungkin dengan jenis tanaman yang ditanam berbeda jenis. Dengan kata lain semua jenis tanaman diperbolehkan, tak terkecuali tanaman buah dan bunga
  3. Pelibatan partisipasi sekolah sangat diperlukan dalam kegiatan ini
  4. Penanaman dilakukan dimana saja baik di lingkungan sekitar, pinggir jalan, ataupun daerah yang memiliki potensi untuk ditanami
  5. Bibit tamanan diupayakan sendiri, tidak harus membeli bibit baru tetapi bisa di lakukan dengan okutasi/stek
  6. Perusahaan di Pemalang diminta untuk ikut perpartisipasi menanam di sekitar perusahaan dan mengibahkan tanaman untuk bisa di distribusikan di maisng-masing wilyah dengan berkoordinasi dengan DISNAKER. Pencatatan dilakukan oleh DISNAKER
  7. Pelaksanaan dilakukan serentak pagi hari sampai siang (08:00 – 11:00)
  8. Fasilitas peralatan penanaman bisa di komunikasikan dengan panitia agar penanaman dapat berjalan efektif
  9. Persiapan dilokasi seperti lubang tanaman harap dipersiapkan dengan sebaik mungkin
  10. Oleh Kepala DLH disampaikan penanaman diprioritaskan pada pohon tegakan

 

Tanya Jawab dan Masukan dari Peserta Rapat

  1. Perlu adanya perhatian pada penanaman di sepanjang jalan perlu melihat pemetaan jalan (BAPAK BAMBANG – KESBANGPOL)
  2. Untuk dokumentasi mohon difasilitasi oleh KOMINFO (BAPAK BAMBANG – KESBANGPOL)
  3. PCNU sudah memiliki 500 bibit tanaman, untuk daerah dan lubang juga sudah dipersiapkan (Tanaman buah matoa, jengkol, petai) (Perwakilan PCNU)
  4. Diharapkan bisa berkolaborasi dengan cabang tunas kehutanan wilayah V, BKSDA (Perwakilan PCNU)
  5. Pada wilayah pemalang selatan dapat difokuskan pada penanaman di daerah sumber mata air (BAPAK EKA)
  6. Kebijakan setelah penananman dirapakan ada surat edraan yang mengikat sehubungan dengan kondisi area mata air yang semakin sedikit karena digunakan untuk kegiatan lahan garapan warga (BAPAK EKA)
  7. Bagaimana terkait peemtaaan penanaman dan pelaporan kegaiatan penenaman? (BAPAK SAIFUDIN – KECAMATAN TAMAN) – Jawbaan oleh Drs. Tutuko Raharjo, M.Si. Penanaman minimal 1 meter, terkait pelaporan dikoordinasi pada masing-masing desa ke kecamatan, kecuali untuk sekolahan dilakukan oleh DINDIKBUD Kab. Pemalang
  8. Oleh Drs. Tutuko Raharjo, M.Si. menyampaikan bahwasanya masing-masing dearah yaitu kecamatan sudah harus melakukan pemetaan penanaman

TAMBAHAN UNTUK DINDIKBUD

  1. Pembuatan surat ditujukan kepada PTPM – terkait permohonan bibit
  2. Surat kepada camat terkait gerakan penanaman serentak
  3. Surat kepada K3S, MKKS, PAUD, dan sekolah kesetraan terkait gerakan penanaman untuk sekolah
  4. Perlu penambahan undangan untuk Kelompok tani hutan, cabang tunas kehutanan wilayah V dan BKSDA